
Majas Oksimoron – Pengertian dan Contohnya

Sebelumnya, kita sudah tahu kalau ada beberapa jenis majas yang masuk ke dalam kategori majas pertentangan. Contoh yang paling terkenal yaitu litotes, hiperbola, paradoks, hingga sinekdoke.
Tapi, masih ada majas lain yang masuk ke dalam majas pertentangan. Salah satunya adalah majas oksimoron.
Nah, di artikel ini kita akan kupas tuntas tentang majas oksimoron – mulai dari pengertian hingga contoh.
Yuk, disimak!
Apa Itu Majas Oksimoron
Simpelnya, majas oksimoron adalah gaya bahasa yang menekankan dua kata berlawanan dalam satu frasa yang sama – sehingga menghasilkan satu makna yang utuh.
Contoh Majas Oksimoron
Berikut adalah contoh kalimat yang menggunakan majas oksimoron, antara lain:
- Hal yang pasti di dunia ini adalah ketidakpastian.
- Kegagalan adalah keberhasilan yang tertunda.
- Kakek sudah melewati manis dan pahitnya kehidupan.
- Dia tetap merasa kesepian di tengah keramaian Kota Jakarta.
- Mereka selalu bersama di saat suka dan duka.
- Dia menyimpan kehancuran hatinya di balik senyuman.
- Indonesia adalah negara yang kaya, namun rakyatnya menderita.
- Hari ini adikku merasa senang sekaligus sedih.
Sudah Paham tentang Majas Oksimoron?
Oksimoron adalah salah satu majas yang termasuk kategori majas pertentangan. Ciri khas dari majas ini adalah memakai dua kalimat bertentangan untuk membuat satu pernyataan yang utuh.
Biasanya, majas ini sering dipakai di beberapa karya tulis seperti novel, cerpen, sampai quotes.
Kamu sendiri, sering pakai majas ini di keseharian gak?
Frequently Asked Questions (FAQ)
[sp_easyaccordion id=”3216″]
Referensi
https://adjar.grid.id/read/544181259/pengertian-majas-oksimoron-serta-contoh-penggunaannya-dalam-kalimat


