Gimana Caranya Membuat Konten Website yang Menarik? Ini Panduan Lengkapnya!

Kamu pernah gak buka artikel di internet dengan harapan dapat jawaban yang jelas dan helpful, tapi malah dapatnya konten berkualitas rendah? Bukannya jelas, kamu malah makin bingung saat baca kontennya.

Kalau pernah, kamu gak sendirian.

Memang, zaman sekarang ada banyak banget konten berkualitas rendah yang tersebar di internet. Konten kaya gitu banyak beredar karena penulisnya cuma peduli sama keyword dan mesin pencari, bukan peduli sama pembaca.

Padahal, mesin pencari sudah makin pintar. Konten yang helpful dan bisa ngasi solusilah yang akan jadi pemenang di mata pembaca sekaligus mesin pencari. Gak cuma berpeluang ranking ataupun dapat sitasi AI, tapi juga bisa ningkatin citra sampai konversi untuk bisnis.

Sebagai content writer ataupun SEO specialist, tentu hal itu yang ingin kamu capai, kan?

Nulis konten yang berkualitas dan menarik itu bukan soal seberapa panjang tulisan, keyword, ataupun diksi yang mewah. Sebaliknya, konten berkualitas dan menarik justru bisa menyampaikan pesan dengan jelas dan ringkas.

Di artikel ini, kita akan bahas cara praktis bikin konten website yang berkualitas. Mau kamu bikin artikel blog ataupun landing page, tips di sini bisa kamu praktikkan secara langsung!

Penasaran gimana caranya? Yuk, langsung saja baca artikel ini sampai habis!

7 Langkah Praktis Membuat Konten Website yang Menarik

Berikut adalah tujuh langkah praktis yang bisa kamu terapkan agar kontenmu menarik minat pembaca dan berdampak ke website, antara lain:

1. Pahami Search Intent Pembaca

Bare minimum sebuah konten bisa kita anggap berkualitas kalau sudah sesuai dengan search intent pembaca.

Bayangkan saja kalau kontenmu gak bisa ngasi jawaban untuk masalah mereka. Sebagus apapun isinya, orang gak akan punya alasan buat baca.

Oleh karena itu, pahami dulu niat pembaca saat nyari topik ataupun ngetik kueri tertentu di Google. Dari situ, kamu bisa tahu apa solusi dan jawaban yang mereka butuhkan. Itu bisa kamu jadikan acuan untuk nulis informasi hingga nentuin struktur dari konten yang akan ditulis.

Cara cari tahunya gimana?

Kamu bisa riset kueri yang sekiranya target pembacamu cari di Google. Coba cek apa saja referensi yang muncul di SERP – mulai dari konten website (artikel ataupun landing page), AI overview, forum, FAQ, ataupun fitur people also ask.

Selain dari referensi, kamu juga harus tambahkan sisi unik ataupun informasi tambahan untuk memperkaya informasi kontenmu agar sesuai dengan prinsip helpful dan E-E-A-T.

2. Buatlah Konten dengan Ide yang Jelas

Sebelum kamu mulai nulis satu kalimat pun, pastikan kamu sudah tahu ide kontennya dengan jelas. Proses menghasilkan ide bisa kamu lakukan saat nyari referensi di Google (barengan saat kamu cari tahu search intent pembaca).

Referensi yang kamu temukan bisa membantumu nentuin informasi sampai batasan yang akan tertuang di dalam konten – supaya pembahasannya gak melebar ke mana-mana.

Selain itu, tulis informasi dengan kalimat yang sederhana, singkat, jelas, dan pastinya sesuai dengan target pembaca.

3. Buat Kerangka Praktis Sebelum Menulis

Setelah kamu tahu apa saja hal yang mau kamu bahas di dalam konten, kamu bisa buat kerangka atau outline sebagai panduan. Ini penting banget agar kamu punya semacam “peta” saat nulis.

Outline ini juga nantinya bikin kontenmu punya struktur yang jelas dan nyambung di tiap poinnya – sehingga pembaca bisa paham keseluruhan pesan dari kontenmu.

4. Buat Kontenmu Unik

Ada banyak banget konten di internet yang membahas hal yang sama denganmu. Maka dari itu, kamu harus ngasi artikel yang punya sentuhan unik agar pembaca ngerasa artikelmu punya value lebih.

Keunikan tersebut bisa kamu dapat dari keaslian konten (orisinalitas) dan tone of voice.

Dari sisi orisinalitas, pastikan kamu share informasi unik yang valid dan relevan – biasanya dari pengalaman ataupun data-data yang mendukung.

Selain itu, tone of voice juga bisa bikin kontenmu unik. Tulis konten seakan-akan kamu lagi bicara langsung ke pembaca atau bisa juga pakai gaya bahasa yang ditentukan (kalau nulis buat website perusahaan).

5. Tulis dengan Kalimat Pendek

Gak semua pembaca bisa dan mau baca konten dari awal sampai akhir. Banyak juga di antara mereka yang bacanya sekilas. Jadi, pastikan informasi di dalam kontenmu ditulis dengan kalimat pendek supaya mereka gampang untuk memindainya.

Kenapa ini penting?

Jujur saja, banyak orang yang sudah malas duluan kalau ngeliat tulisan yang panjang dan padat. Kamu pun juga pasti pernah ngerasain hal itu.

Kalimat singkat gak cuma bikin tulisanmu scannable dan gampang dipahami, tapi juga bisa bikin pembaca nyaman – yang nantinya juga mengurangi risiko bounce rate.

6. Jangan Lupa Cek Ulang

Luangkan waktu untuk baca ulang artikel yang sudah kamu tulis. Kalau ada kesalahan ketik ataupun ada kalimat yang kurang jelas, kamu bisa edit.

Sebaiknya, jangan langsung coba edit tepat setelah kamu selesai bikin artikel. Seringkali seorang penulis mengalami bias setelah nulis sebuah artikel – yang nantinya bikin kamu susah nemuin kesalahan saat editing. Kamu bisa tinggal beberapa saat agar otakmu bisa “reset” – bisa beberapa jam hingga satu hari.

Kamu juga bisa pakai alat parafrase kalau misalnya ketemu kalimat yang “njelimet”.

7. Sertakan Call to Action

Langkah terakhir, jangan lupa sertakan call to action sebagai ajakan bertindak di akhir artikel agar pembaca mau melakukan aksi yang kamu inginkan. Ajakan ini bervariasi – mulai dari subscribe, isi form, hingga melakukan transaksi. Pastikan dalam satu konten hanya menyertakan satu ajakan bertindak.

Bikin Konten Website Menarik Itu Mudah!

Pembaca (termasuk kita) pasti sudah capek terus-terusan nemuin konten berkualitas rendah di internet. Artikel seperti itu sejatinya gak bikin website kemana-mana – yang ada malah bikin pembaca kapok. Sebagai seorang content writer ataupun SEO specialist, tentu kamu gak mau itu terjadi di websitemu.

Kunci dari nulis artikel berkualitas tinggi adalah dengan fokus pada pain points dan kebutuhan pembaca. Selama kita paham dengan apa yang mereka cari, selama itu juga kita sudah ada di jalan yang benar.

Andi

Andi

Hi, namaku Andi – SEO Specialist dengan pengalaman selama 2 tahun di berbagai niche. Saat ini bekerja sebagai Senior SEO Strategist di Selangkah Digital Agency sekaligus sebagai pemilik website ini.