
Aplikasi Penghitung Kata untuk Content Writer, Apa Saja?

Minimal jumlah kata adalah hal yang biasa kita temui di beberapa brief atau kerjaan content writer atau jasa penulisan konten.
Minimal jumlah kata pun beragam – mulai dari 500 hingga 2000 kata per artikel. Tentu, jumlah minimal kata ini bergantung sama kesepakatan kamu dengan klien.
Seorang content writer, apalagi freelancer, kamu wajib hitung kata dari konten yang sudah kamu buat agar sesuai dengan brief. Nah, di momen inilah kamu perlu bantuan aplikasi penghitung kata.
Kenapa begitu? Bagi klien, jumlah kata sering kali jadi salah satu indikator penting dalam nentuin kualitas dan kelengkapan dari sebuah tulisan.
Banyak platform dan klien yang menetapkan bayaran berdasarkan jumlah kata. Selain itu, artikel panjang biasanya dianggap lebih mendalam dan informatif, tapi tetap harus relevan dan gak bertele-tele.
Nah, untungnya, ada banyak tools penghitung kata yang bisa ngebantu kamu ngitung kata dengan mudah dan cepat.
Apa saja aplikasi penghitung kata tersebut?
Yuk, kita bahas!
- 1 6 Aplikasi Penghitung Kata untuk Content Writer
- 2 Apa Aplikasi Penghitung Kata Favoritmu?
- 3 Frequently Asked Questions (FAQ)
- 3.1 Kenapa jumlah kata sangat penting bagi seorang Content Writer?
- 3.2 Apa saja aplikasi penghitung kata terbaik yang gratis digunakan?
- 3.3 Apakah jumlah kata yang banyak menjamin kualitas artikel?
- 3.4 Selain menghitung kata, apa fungsi lain dari tools seperti Grammarly?
- 3.5 Gimana cara mengetahui apakah artikel saya mudah dibaca?
- 3.6 Berapa standar jumlah kata untuk artikel blog yang SEO-friendly?
6 Aplikasi Penghitung Kata untuk Content Writer
Berikut adalah enam aplikasi penghitung kata yang bisa content writer gunakan, antara lain:
1. Grammarly
Grammarly adalah aplikasi penghitung kata yang paling populer, canggih, dan sering digunakan content writer.
Aplikasi ini juga bisa ngasi saran ke content writer saat penyuntingan teks – ngoreksi kesalahan tata bahasa, ejaan, kosa kata, dan tanda baca. Jadi, aplikasi ini bisa bikin tulisanmu lebih enak dibaca.
Dengan integrasi yang mudah ke dalam berbagai platform seperti browser, Microsoft Word, dan bahkan perangkat mobile, Grammarly nawarin kenyamanan dan fleksibilitas yang luar biasa.
Grammarly Premium nyediain analisis lebih mendalam dan fitur tambahan kayak deteksi plagiat dan saran gaya penulisan.
2. Quillbot
QuillBot adalah tools parafrasa berbasis AI yang ngebantu penulis untuk nyusun ulang teks dan penghitung kata secara akurat.
Aplikasi ini dilengkapi dengan fitur penghitung kata yang ngebantu penulis mastiin teks kamu memenuhi persyaratan jumlah kata.
Selain itu, dengan beberapa mode parafrasa – mode standar, fluency, dan creative, QuillBot memungkinkan pengguna milih gaya yang paling sesuai dengan kebutuhan.
3. Google Docs
Google Docs adalah aplikasi pengolah kata berbasis cloud yang terkenal dengan fitur kolaborasi real-time-nya.
Aplikasi ini nawarin fitur penghitung kata yang terus diperbarui saat pengguna mengetik, serta berbagai tools penyuntingan dasar.
Aksesnya juga gampang banget – bisa dari mana saja selama ada koneksi internet.
Google Docs bisa jadi pilihan utama bagi kamu yang perlu solusi pengolah kata yang sederhana namun efektif.
4. Hemingway Editor
Hemingway Editor adalah contoh aplikasi penghitung kata yang juga dirancang untuk ngebuat teks lebih jelas dan enak dibaca.
Tool ini bisa menandai kalimat yang terlalu kompleks, penggunaan kata keterangan yang berlebihan, dan kalimat pasif. Lengkap juga dengan skor keterbacaan.
Dengan desain yang sederhana dan user interface yang atraktif, Hemingway Editor tergolong mudah buat kamu operasikan.
5. Wordcounter.net
Wordcounter.net adalah aplikasi penghitung jumlah kata yang fiturnya lumayan lengkap. Selain menghitung jumlah kata, kamu juga bisa cek detail seperti karakter, kalimat, dan paragraf.
Bahkan, kamu juga bisa cek waktu baca, waktu bicara, dan tingkatan baca dari artikel yang kamu tulis. Jadinya, kamu bisa tahu tingkat keterbacaan artikelmu – apakah kalimatmu gampang dipahami orang awam atau perlu level lebih lanjut untuk memahaminya.
6. Wordcounter.io
Aplikasi ini memungkinkanmu buat ngecek – mulai dari artikel blog sampai caption di media sosial. Selain jumlah kata artikel, kamu juga bisa cek panjang caption yang ideal untuk Facebook dan Twitter di sini.
Tampilannya bersih dan simpel, sehingga kamu akan mudah paham cara menggunakan wordcounter.io
Apa Aplikasi Penghitung Kata Favoritmu?
Bagi penulis konten, terutama freelance, jumlah kata per artikel adalah faktor penting dalam pekerjaan mereka.
Jumlah kata ini nantinya akan ngaruh ke seberapa banyak klien perlu membayar penulis untuk satu artikel.
Ada beberapa aplikasi jumlah kata yang bisa kamu coba di internet.
Apalagi, aplikasi tersebut gak cuma nawarin penghitung kata – tapi juga fitur penyuntingan tata bahasa dan ejaan. Jadi, bikin tulisanmu lebih berkualitas.
Gak ada aplikasi penghitung kata terbaik, semuanya sesuai lagi dengan preferensi dan kebutuhanmu sebagai penulis.
Tiap penulis punya preferensi dan kebutuhan yang berbeda. Pastikan untuk coba beberapa tools dan eksplorasi fitur-fiturnya agar kamu bisa menemukan aplikasi yang paling cocok.
Selamat menulis!
Frequently Asked Questions (FAQ)
Kenapa jumlah kata sangat penting bagi seorang Content Writer?
Jumlah kata sering kali menjadi indikator utama kelengkapan informasi dalam sebuah artikel. Bagi freelancer, jumlah kata biasanya menjadi acuan dalam penentuan tarif (rate per kata) dan merupakan syarat utama yang tertulis dalam content brief dari klien.
Apa saja aplikasi penghitung kata terbaik yang gratis digunakan?
Beberapa aplikasi penghitung kata yang populer dan gratis antara lain: Google Docs, Wordcounter.net, Quillbot, dan Hemingway Editor
Apakah jumlah kata yang banyak menjamin kualitas artikel?
Gak selalu. Meskipun artikel panjang cenderung dianggap lebih mendalam, kualitas tetap ditentukan oleh relevansi konten.
Selain menghitung kata, apa fungsi lain dari tools seperti Grammarly?
Selain berfungsi sebagai penghitung kata (word counter), Grammarly berguna untuk cek kesalahan tata bahasa (grammar), ejaan (typo), tanda baca, hingga mendeteksi plagiarisme (di versi premium).
Gimana cara mengetahui apakah artikel saya mudah dibaca?
Kamu bisa pakai tools seperti Hemingway Editor atau Wordcounter.net. Aplikasi ini menyediakan skor keterbacaan (readability score) yang memberi tahu apakah kalimatmu terlalu kompleks atau sudah cukup sederhana untuk dipahami orang awam.
Berapa standar jumlah kata untuk artikel blog yang SEO-friendly?
Standar jumlah kata sangat bervariasi, biasanya mulai dari 500 hingga 2000 kata. Namun, fokus utama sebaiknya bukan hanya pada angka, melainkan pada bagaimana konten tersebut menjawab search intent.


