
5 Cara agar Bisa Menulis Artikel Lebih Cepat, Dijamin Jitu!

Menulis adalah kegiatan yang cukup memakan banyak waktu – mulai dari nulis artikel, rapiin tulisan, revisi, sampai editing.
Durasi bikin satu artikel bisa memakan waktu beberapa jam, tergantung panjang dan kedalaman materinya.
Semua penulis tentu ingin bisa bikin artikel lebih cepat tanpa mengurangi kualitasnya. Tapi, gimana caranya?
Nah, kita akan cari tahu bareng cara agar bisa menulis artikel lebih cepat, sehingga kita bisa bikin kerjaan lebih efektif.
Penasaran?
- 1 Gimana Cara agar Bisa Menulis Artikel Lebih Cepat?
- 2 Bisa Nulis Lebih Cepat, Bantu Kamu Lebih Produktif
- 3 Frequently Asked Questions (FAQ)
- 3.1 Kenapa menulis artikel bisa makan waktu lama?
- 3.2 Apakah menulis cepat berarti menulis asal-asalan?
- 3.3 Gimana cara biar ide bisa muncul lebih cepat saat nulis?
- 3.4 Apakah writer’s block itu wajar?
- 3.5 Apakah prewriting benar-benar bikin nulis lebih cepat?
- 3.6 Apakah tempat nulis bisa memengaruhi kecepatan menulis?
- 3.7 Berapa lama waktu ideal buat nulis satu artikel?
- 3.8 Gimana cara ngatur waktu biar bisa nulis lebih produktif?
Gimana Cara agar Bisa Menulis Artikel Lebih Cepat?
Berikut adalah beberapa cara yang bisa kamu terapkan agar bisa menulis artikel lebih cepat, antara lain:
1. Tanam Kebiasaan Menulis
Kemampuan menulis dengan cepat dimulai dari kebiasaan. Jadi, mulai sekarang tanam kebiasaan menulis secara rutin – terutama bagi yang baru jadi writer.
Kamu gak perlu nulis artikel banyak-banyak dalam satu waktu. Cukup mulai dengan satu artikel dan sesuaikan juga dengan kesibukanmu.
Misal, satu artikel sehari. Kalau kamu terlalu sibuk, bisa pasang tenggat waktu lebih longgar misal satu artikel per 2-3 hari.
Kebiasaan nulis ini bikin otakmu lebih aktif dan ide pun keluar lebih lancar, sehingga bisa bikin kamu nulis lebih cepat tanpa mengurangi kualitas.
2. Banyak Membaca
Cara kedua yaitu dengan banyak membaca – bisa artikel di internet ataupun buku. Tujuannya agar kamu lebih terbiasa melihat berbagai macam jenis tulisan dan cara penyampaiannya.
Kalau kamu mau nulis artikel di topik tertentu secara rutin, sebisa mungkin kamu juga harus rajin nyari informasi di topik tersebut.
Tujuannya agar kamu paham dan relate dengan topik tersebut. Salah satu penyebab kenapa seorang writer bisa lama nulis artikel karena gak terbiasa dengan suatu topik.
3. Lakukan Prewriting
Prewriting atau pratulis adalah kegiatan yang dilakukan sebelum nulis, mulai dari cari ide sampai bikin outline.
Prewriting ini penting banget agar kamu punya panduan lengkap sebelum nulis seperti referensi, brief artikel, sampai outline.
Kalau sudah punya itu semua, kamu tinggal ikuti saja saat bikin artikel, sehingga proses nulismu jadi lebih cepat.
4. Cari Tempat yang Nyaman dan Hindari Distraksi
Tempat yang nyaman juga punya pengaruh besar bagi seorang penulis. Lingkungan yang tenang dan minim gangguan bisa bikin writer fokus.
Cari tempat yang menurutmu nyaman untuk nulis – kamar, cafe, perpustakaan, atau apapun.
Selain itu, pastikan juga hindari berbagai jenis distraksi agar fokusmu gak buyar. Misalnya seperti HP ataupun notifikasi dari laptop.
5. Lakukan Freewriting
Writer itu gak selamanya bisa nulis dengan lancar – ada kalanya juga ngerasa kesulitan saat ngeluarin ide. Kondisi ini sering dikenal sebagai writer’s block, yang tentu bikin proses nulis jadi jauh lebih lama.
Nah, kalau misalnya kamu ngalamin ini, lakukan saja yang namany freewriting atau menulis bebas.
Kamu gak usah mikirin grammar, typo, ataupun struktur kalimat saat freewriting. Pikirin saja yang penting tulisanmu selesai.
Setelah kamu nulis bebas ini, baru kamu baca ulang dan perbaiki berbagai kekurangan yang kamu temui.
Bisa Nulis Lebih Cepat, Bantu Kamu Lebih Produktif
Seorang writer kadang ngerasa kesulitan saat ingin menulis artikel dengan cepat, bisa karena kurangnya pemahaman yang mendalam di suatu topik sampai writer’s block.
Tapi, hal itu bisa dicegah kalau tahu gimana cara agar bisa menulis artikel lebih cepat.
Caranya pun sederhana, mulai dari menanam kebiasaan menulis, melakukan pratulis, sampai freewriting.
Kalau kita bisa nulis lebih cepat (tentunya tanpa mengorbankan kualitas), waktu yang ada pun bisa kita manfaatkan jadi lebih produktif.
Frequently Asked Questions (FAQ)
Karena proses nulis gak cuma soal mengetik. Ada riset, nyari ide, nyusun alur, revisi, dan editing. Semua itu butuh waktu. Apalagi kalau kamu belum terbiasa dengan topik yang kamu tulis.
Bukan. Menulis cepat bukan berarti asal. Tujuannya adalah mengefisienkan waktu dengan tetap menjaga kualitas.
Gimana cara biar ide bisa muncul lebih cepat saat nulis?
Biasakan otakmu terpapar banyak bacaan dan diskusi. Semakin sering kamu membaca atau brainstorming, semakin cepat otakmu menghubungkan ide dan merangkainya jadi tulisan.
Apakah writer’s block itu wajar?
Wajar banget. Hampir semua penulis pernah ngalamin. Tapi jangan berhenti nulis. Lakukan freewriting saja
Apakah prewriting benar-benar bikin nulis lebih cepat?
Iya. Karena prewriting bikin kamu udah punya panduan lengkap sebelum nulis.
Banget. Lingkungan yang nyaman dan minim distraksi bikin kamu lebih fokus.
Berapa lama waktu ideal buat nulis satu artikel?
Tergantung panjang dan topiknya. Artikel ringan bisa selesai dalam 1–2 jam. Tapi kalau butuh riset mendalam, bisa sampai 3–5 jam.
Gimana cara ngatur waktu biar bisa nulis lebih produktif?
Coba pakai teknik time blocking atau Pomodoro. Misalnya nulis 45 menit, istirahat 15 menit.


