Website Statis: Pengertian, Kelebihan, Kekurangan, dan Contohnya

Website adalah salah satu platform yang sering banget dipakai untuk berbagai keperluan – branding, jualan, hingga berbagai informasi – baik oleh bisnis ataupun individu.

Apapun keperluannya – sebuah website harus bisa ngasi pengalaman terbaik bagi audiensnya.

Setuju?

Dari sekian banyak halaman website di internet, kita bisa bagi jadi dua jenis.

  • Halaman yang tampilannya tetap dan jarang berubah (statis).
  • Halaman yang tampilannya sering berubah-ubah (dinamis).

Bagi website developer dan SEO specialist, penting untuk tahu bedanya dua jenis halaman tersebut – agar nanti bisa bikin halaman yang SEO friendly dan UXnya memuaskan.

Sekarang, kita akan bahas website statis – mulai dari pengertian, keunggulan, hingga kelemahannya.

Sudah siap?

Apa Itu Website Statis?

Website statis adalah website atau situs yang tampilannya tetap tiap kali audiens mengaksesnya.

Jenis halaman website ini punya struktur berupa file HTML. Struktur HTML inillah yang bikin websitenya statis.

Sebenernya gak cuma HTML. Ada juga website statis yang dibuat pakai JavaScript (JS) dan CSS.

Karena fungsi dan fitur yang diperlukan terbatas, pembuatan website yang statis itu lebih cepat, simpel, dan gampang.

9 Perbedaan Website Statis dan Dinamis, Yuk Simak!

Kelebihan Website Statis

Berikut adalah beberapa kelebihan website statis dibanding website dinamis, yaitu:

1. Performa Lebih Tinggi

Website statis terkenal punya kecepatan akses yang lebih tinggi dibanding dinamis. Proses loading yang lebih cepat bisa terjadi karena ukuran file websitenya lebih ringan.

Selain itu, website yang statis juga bisa menangani peningkatan traffic tanpa mengorbankan loading speed.

Misal, yang datang ke websitemu 10x lipat lebih rame dari biasanya. Nah, website yang statis lebih susah buat down karena kontennya diserve dari CDN kaya Cloudfare atau Netlify.

Loading speed website yang lebih cepat, artinya performa SEO yang lebih baik juga!

2. Mempermudah Web Development

Web development website status juga lebih fleksibel karena bisa dirender dengan berbagai bahasa pemrograman – JavaScript, React, Vue, Ruby, dan lainnya.

3. Lebih Aman

Tingkat keamanan website statis juga terbilang lebih baik daripada website dinamis.

Alasannya, user gak langsung terhubung ke database tiap kali mereka mengunjungi website – sehingga lebih susah dibobol hacker.

4. Lebih Murah

Pengembangan halaman website yang statis cenderung lebih murah.

Kekurangan Website Statis

Website statis juga punya berbagai kekurangan kalau kita bandingin sama website dinamis. Apa saja kekurangannya?

1. Fungsionalitas Terbatas

Website statis cuma nampilin konten apa adanya – gak ada database. Jadinya, kamu gak bisa nemuin beberapa fitur seperti.

  • Pencarian real-time.
  • Faceted navigation.
  • Fitur review.

2. Interaksi Terbatas

Terbatasnya fitur-fitur yang disebutkan di atas bikin website statis punya kemampuan interaksi yang terbatas juga.

Contoh Halaman dengan Website Statis

Nah, ini dia beberapa contoh halaman yang memakai website statis, antara lain:

  • Landing page produk/jasa.
  • Halaman portfolio.
  • Homepage.
  • Blog pribadi.
  • About us.
  • Halaman FAQ.

Sudah Paham tentang Website Statis?

Pengalaman audiens (user experience) saat mengakses website adalah yang wajib SEO specialist dan website developer perhatikan.

Pasalnya, user experience yang baik tentu bakal ngasi dampak baik pula ke website hingga bisnis.

Nah, pemahaman user experience ini nantinya bisa kamu sesuaikan dengan halaman website yang akan dibuat. Salah satu bentuk halaman website tersebut yaitu statis.

Halaman website statis terkenal simpel dan stabil. Jadi, bisa kamu terapkan ke halaman yang memang gak perlu fitur ribet kaya faceted navigation ataupun pencarian real-time.

Misalnya kaya homepage atau landing page. Dua halaman tersebut gak perlu ada fitur kompleks.

Apalagi, website statis juga terkenal punya kecepatan akses yang lebih oke – tentu bisa ningkatin user experience.

Frequently Asked Questions (FAQ)

[sp_easyaccordion id=”3365″]

 

Referensi

https://www.jagoanhosting.com/blog/website-statis/

https://www.hostinger.com/id/tutorial/website-statis-adalah

https://cmlabs.co/id-id/seo-terms/website-statis-adalah

Andi

Andi

Hi, namaku Andi – SEO Specialist dengan pengalaman selama 2 tahun di berbagai niche. Saat ini bekerja sebagai Senior SEO Strategist di Selangkah Digital Agency sekaligus sebagai pemilik website ini.