
100+ Contoh Kata Serapan Bahasa Indonesia dari Berbagai Bahasa

Bahasa Indonesia yang kita pakai sekarang itu terbentuk dari pertemuan banyak budaya dan bahasa, sehingga kita pasti sering ngerasa ada beberapa kata yang mirip dengan kata di bahasa asing.
Misalnya saja – bahasa Belanda, Inggris, Arab, hingga Latin. Kata-kata tersebut dikenal dengan istilah kata serapan.
Bahkan, ada beberapa konten di media sosial yang membandingkan kata-kata dalam bahasa Indonesia dengan bahasa lain – misal Belanda, Portugis, sampai Arab.
Sebelumnya, kita sudah sempat bahas pengertian, jenis, dan asal kata serapan di artikel yang berjudul “Kata Serapan – Pengertian, Jenis, dan Contohnya”.
Nah, sekarang kita akan bahas lebih dari 100 contoh kata serapan yang ada di bahasa Indonesia – lengkap dengan asalnya.
100+ Contoh Kata Serapan Bahasa Indonesia
Berikut adalah 100+ contoh kata serapan yang ada dalam bahasa Indonesia beserta asalnya.
1. Kata Serapan dari Bahasa Inggris
- Absen – dari kata absent.
- Akses – dari kata access.
- Aktivis – dari kata activist.
- Aktor – dari kata actor.
- Aktris – dari kata actress.
- Akupuntur – dari kata acupuncture.
- Apartemen – dari kata apartment.
- Aplikasi – dari kata application.
- Aset – dari kata asset.
- Balon – dari kata balloon.
- Bisnis – dari kata business.
- Cek – dari kata check.
- Departemen – dari kata department.
- Desain – dari kata design.
- Detektif – dari kata detective.
- Edukasi – dari kata education.
- Ekosistem – dari kata ecosystem.
- Eksis – dari kata exist.
- Fokus – dari kata focus.
- Inovasi – dari kata innovation.
- Instan – dari kata instant.
- Interaksi – dari kata interaction.
- Koleksi – dari kata collection.
- Komunitas – dari kata community.
- Kreatif – dari kata creative.
- Maksimal – dari kata maximum.
- Negosiasi – dari kata negotiation.
- Opsi – dari kata option.
- Premium – dari kata premium.
- Target – dari kata target.
2. Kata Serapan dari Bahasa Belanda
- Abonemen – dari kata abonnement.
- Ajudan – dari kata adjudant.
- Apotek – dari kata apotheek.
- Asbak – dari kata asbak.
- Bagasi – dari kata bagage.
- Ban – dari kata band.
- Baskom – dari kata waskom.
- Bioskop – dari kata bioscoop.
- Buku – dari kata boek.
- Dasi – dari kata das.
- Dosen – dari kata docent.
- Ember – dari kata emmer.
- Fakultas – dari kata faculteit.
- Garasi – dari kata garage.
- Gelas – dari kata glas.
- Gubernur – dari kata gouverneur.
- Handuk – dari kata handdoek.
- Iklan – dari kata reclame.
- Jendela – dari kata venster (atau serapan Portugis janela).
- Kantor – dari kata kantoor.
- Karcis – dari kata kaartje.
- Kasir – dari kata kassier.
- Koper – dari kata koffer.
- Kualitas – dari kata kwaliteit.
- Lemari – dari kata lessenaar/kast.
- Mobil – dari kata mobiel.
- Pabrik – dari kata fabriek.
- Ransel – dari kata ransel.
- Saku – dari kata zak.
- Wortel – dari kata wortel.
3. Kata Serapan dari Bahasa Arab
- Abadi – dari kata abadi.
- Adab – dari kata adab.
- Adil – dari kata ‘adl.
- Ajal – dari kata ajal.
- Akal – dari kata ‘aql.
- Akhirat – dari kata akhirah.
- Akhlak – dari kata akhlaq.
- Alamat – dari kata ‘alamah.
- Amanah – dari kata amanah.
- Batil – dari kata bathil.
- Berkah – dari kata barakah.
- Dalil – dari kata dalil.
- Derajat – dari kata darajah.
- Gaib – dari kata ghaib.
- Hadiah – dari kata hadiyyah.
- Hakim – dari kata hakim.
- Ibadah – dari kata ‘ibadah.
- Ikhlas – dari kata ikhlas.
- Ilmu – dari kata ‘ilm.
- Jadwal – dari kata jadwal.
- Kabar – dari kata khabar.
- Kamis – dari kata khamis.
- Kursi – dari kata kursiyy.
- Majelis – dari kata majlis.
- Musyawarah – dari kata mushawarah.
- Nafas – dari kata nafas.
- Nasib – dari kata nasib.
- Rezeki – dari kata rizqi.
- Sabar – dari kata sabr.
- Zaman – dari kata zaman.
4. Kata Serapan dari Bahasa Sanskerta
- Agama – dari kata agama.
- Anugerah – dari kata anugraha.
- Bahasa – dari kata bhasha.
- Bahagia – dari kata bhagya.
- Bakhti – dari kata bhakti.
- Budaya – dari kata buddhayah.
- Cahaya – dari kata chaya.
- Citra – dari kata chitra.
- Darma – dari kata dharma.
- Dewa – dari kata deva.
- Dosa – dari kata dosha.
- Gajah – dari kata gaja.
- Guru – dari kata guru.
- Harta – dari kata artha.
- Istana – dari kata asthana.
- Jiwa – dari kata jiva.
- Kaca – dari kata kacha.
- Kepala – dari kata kapala.
- Manusia – dari kata manushya.
- Merdeka – dari kata maharddhika.
- Mulia – dari kata mulya.
- Nagari – dari kata nagari.
- Pahlawan – dari kata phala-wan.
- Puasa – dari kata upavasa.
- Putra – dari kata putra.
- Raja – dari kata raja.
- Sastra – dari kata shastra.
- Surga – dari kata svarga.
- Wanita – dari kata vanita.
- Warta – dari kata vrtta.
5. Kata Serapan dari Bahasa Portugis
- Algojo – dari kata algoz.
- Arena – dari kata arena.
- Armada – dari kata armada.
- Aula – dari kata aula.
- Bangku – dari kata banco.
- Bendera – dari kata bandeira.
- Beres – dari kata berece.
- Biola – dari kata viola.
- Bola – dari kata bola.
- Boneka – dari kata boneca.
- Dadu – dari kata dado.
- Dansa – dari kata dança.
- Gancu – dari kata gancho.
- Garpu – dari kata garfo.
- Gereja – dari kata igreja.
- Gratis – dari kata gratis.
- Jendela – dari kata janela.
- Kaldu – dari kata caldo.
- Kamar – dari kata camara.
- Keju – dari kata queijo.
- Kemeja – dari kata camisa.
- Kereta – dari kata carreta.
- Lentera – dari kata lanterna.
- Martir – dari kata martir.
- Meja – dari kata mesa.
- Mentega – dari kata manteiga.
- Nona – dari kata dona.
- Palsu – dari kata falso.
- Roda – dari kata roda.
- Sepatu – dari kata sapato.
Seberapa Sering Kamu Pakai Kata Serapan dalam Percakapan Sehari-hari?
Nah, itu dia 100+ contoh kata serapan yang ada di dalam bahasa Indonesia. Kalau kita lihat, ada berbagai bahasa – mulai dari Inggris, Belanda, hingga Sanskerta.
Tentu bukan sebuah kebetulan – bahasa tersebut bisa membentuk bahasa Indonesia seperti sekarang karena sejarah panjang, mulai dari pengaruh perdagangan hingga kolonialisme.
Intinya, sejarah panjang yang sudah Indonesia lalui punya andil besar terhadap bahasa Indonesia yang kita kenal hari ini.
Frequently Asked Questions (FAQ)
Apa yang dimaksud dengan kata serapan?
Kata serapan adalah kata yang berasal dari bahasa asing atau bahasa daerah yang kemudian diadaptasi ke dalam bahasa Indonesia, baik dari segi penulisan maupun pengucapan.
Dari bahasa mana saja asal kata serapan di Indonesia?
Bahasa Indonesia memiliki sejarah yang panjang, sehingga menyerap banyak kata dari berbagai bahasa dunia, di antaranya: bahasa Inggris, bahasa Portugis, bahasa Belanda, bahasa Arab, hingga bahasa Sanskerta.
Kenapa bahasa Indonesia memiliki banyak kata serapan?
Bahasa Indonesia memiliki banyak kata serapan karena pengaruh sejarah panjang, seperti perdagangan, penyebaran agama, dan masa kolonialisme yang melibatkan berbagai bangsa seperti Belanda, Arab, dan Portugis.
Apakah semua kata asing bisa menjadi kata serapan?
Gak semua kata asing langsung menjadi kata serapan. Kata tersebut harus melalui proses penyesuaian ejaan, pengucapan, dan penggunaan agar sesuai dengan kaidah bahasa Indonesia.
Mengapa bahasa Indonesia perlu menggunakan kata serapan?
Penggunaan kata serapan bertujuan untuk mengisi kekosongan istilah dalam bahasa Indonesia, terutama untuk konsep-konsep baru di bidang teknologi, ilmu pengetahuan, dan seni yang sebelumnya belum memiliki padanan kata yang tepat.


