Typo saat Menulis – Kesalahan Kecil, Tapi Fatal Dampaknya

Melakukan kesalahan saat menulis adalah hal yang pasti pernah dilakukan oleh tiap penulis. Saya sebagai penulis pun pernah melakukan kesalahan.

Rasanya, gak ada satupun penulis di dunia yang sempurna gak pernah ngelakuin kesalahan.

Salah satu kesalahan yang paling sering dilakukan oleh seorang penulis adalah ngelakuin kesalahan tipografi atau bahasa kerennya typo.

Jangankan saat nulis karya tulis seperti artikel ataupun copywriting. Saat chatting pun, kesalahan ini sering dilakukan.

Ya, kan? Haha~

Bicara soal typo saat menulis, pada artikel ini kita akan bahas kesalahan yang satu ini. Tujuannya agar kita sebagai penulis bisa lebih aware sama kesalahan tipografi seperti ini.

Karena faktanya, kesalahan ini tampaknya sepele. Tapi, kalau konteksnya nulis karya seperti copywriting ataupun artikel, kesalahan kaya gini cukup fatal.

Yuk, tanpa lama-lama lagi, kita bahas!

Apa Itu Typo?

Typo adalah kesalahan saat menulis kata atau kalimat, sehingga terjadi kesalahan ejaan. Kesalahan tipografi ini hal yang umum terjadi dan penyebabnya karena slip tangan saat ngetik.

Selain itu, penyebab lain terjadinya typo adalah karena kurangnya pengetahuan tentang tata penulisan yang benar.

Kenapa Seorang Penulis Harus Aware dengan Typo?

Typo ini mungkin terlihat sepele. Tapi, buat seorang penulis, dampaknya bisa besar ke kualitas tulisan yang mereka sajikan. Berikut beberapa contohnya:

  • Kualitas tulisan berkurang dan dianggap gak profesional sama audiens.
  • Tulisanmu bisa ditolak editor ataupun publikasi.
  • Kalau kamu punya editor, typo yang terlalu banyak bisa memberatkan kerja mereka.
  • Banyaknya typo saat nulis menggambarkan profesionalitas kita saat nulis. Banyak typo bisa diannggap kerjanya gak profesional.

Kesalahan kaya typo gini wajar dan mungkin banget terjadi. Tapi, bukan berarti kita bisa menyepelekan apalagi memaklumi.

Sebagai seorang penulis, kita perlu tahu caranya mengurangi typo. Gimana caranya?

Cara Mengatasi Typo saat Menulis

Berikut adalah beberapa cara yang bisa kamu lakukan untuk mengatasi typo saat menulis, yaitu:

1. Baca Ulang Tulisan

Cara pertama yang bisa kamu lakukan yaitu dengan baca ulang tulisan yang sudah kamu buat.

Membaca ulang bisa bikin kamu sadar kalau misalnya tulisanmu ada typo.

Apa Itu Proofreading? Yuk, Cari Tahu Lengkapnya di Sini!

2. Jangan Tergesa-gesa

Jangan terlalu tergesa-gesa. Biasanya, seorang penulis ngetik tergesa-gesa karena dikejar deadline ataupun memang lagi semangat-semangatnya.

Kamu bisa lebih santai saat menulis untuk meminimalisasi kemungkinan jarimu slip saat ngetik.

3. Pakai Fitur Autocorrect

Fitur autocorrect juga bisa membantumu untuk menghindari typo. Tapi, kadang-kadang fitur ini sering ngubah tulisan kita ke kata yang tidak kita inginkan.

Jadi, cara ini sebetulnya sesuai selera saja.

Jangan Remehkan Typo saat Menulis!

Typo adalah kesalahan yang sering dilakukan oleh seorang penulis. Kesalahan ini tampaknya sederhana banget, tapi dampaknya bisa cukup fatal kalau terjadi saat nulis artikel, copywriting, hingga buku.

Tulisanmu yang typo nantinya bisa ditolak publikasi, terkesan gak profesional, sampai memberatkan pekerjaan editor. Cukup merepotkan, bukan?

Maka dari itu, yuk jangan remehin typo saat menulis!

Frequently Asked Questions (FAQ)

Apa itu typo dalam konteks penulisan?

Typo adalah kesalahan penulisan akibat salah ketik atau salah ejaan yang sering terjadi saat mengetik kata atau kalimat. Typo bisa disebabkan oleh slip tangan atau kurangnya pemahaman tentang ejaan yang benar.

Kenapa typo dianggap fatal dalam dunia penulisan?

Karena typo bisa menurunkan kualitas tulisan, membuat tulisan terlihat tidak profesional, bahkan bisa bikin tulisan ditolak oleh editor atau media publikasi.

Apa dampaknya kalau terlalu banyak typo dalam tulisan?

Terlalu banyak typo bisa bikin pembaca kehilangan trust, bikin editor kerepotan, dan bisa merusak kredibilitas penulis di mata pembaca maupun klien.

Apakah typo bisa dihindari 100%?

Sulit, karena manusiawi banget buat bikin kesalahan. Tapi, dengan kebiasaan baik seperti proofreading dan menjaga tempo menulis, jumlah typo bisa ditekan seminimal mungkin.

Gimana cara paling efektif untuk menghindari typo saat menulis?

Membaca ulang tulisan, Tidak tergesa-gesa saat mengetik, dan Menggunakan fitur autocorrect (dengan hati-hati)

 

Referensi

https://www.tempo.co/digital/arti-kata-typo-jenis-contoh-dan-cara-menghindarinya-1193466

https://glints.com/id/lowongan/tips-mengatasi-typo/

https://lalativ.medium.com/panduan-untuk-kamu-yang-sering-typo-saat-menulis-58df3b8243f3

Andi

Andi

Hi, namaku Andi – SEO Specialist dengan pengalaman selama 2 tahun di berbagai niche. Saat ini bekerja sebagai Senior SEO Strategist di Selangkah Digital Agency sekaligus sebagai pemilik website ini.